Rabu, 11 November 2009, 00:42 WIB
Portugal Tolak Perangi Madrid Soal Ronaldo
Edwan Ruriansyah
Cristiano Ronaldo (AP Photo/Armando Franca)

VIVAnews - Pelatih Portugal, Carlos Queiroz coba meredam situasi panas terjadi dengan kubu Real Madrid. Terutama soal pemanggilan Cristiano Ronaldo ke laga playoff Piala Dunia 2010.

“Saya ingin menghentikan semua opera sabun tak berdasar ini. Kedua belah pihak saling mengerti dan itu yang terpenting,” kata Queiroz seperti dilansir Reuters.

Real menyebut bahwa Ronaldo telah pulang ke Portugal untuk diperiksa tim medis. Itu disebut Real sebagai bentuk akal-akalan Queiroz untuk memainkannya dalam laga kontra Bosnia di Lisbon, Sabtu 14 November 2009 dan Zenica, empat hari kemudian.

"Saya tak mengerti mengapa histeria ini terjadi. Padahal, situasinya normal-normal saja," lanjut Queiroz.

Queiroz menyebut bahwa keputusan untuk memainkan Ronaldo melawan Bosnia akan dipikirkan dengan hati-hati. Ia juga menghormati Real karena punya sejarah di sana. Ya, Queiroz pernah menjadi nakhoda Real Madrid musim 2003/2004.

“Kami meyakini bahwa keputusan ini dibuat sesuai persetujuan pemain serta pihak-pihak yang terlibat,” tutur pria yang lama menjadi asisten Sir Alex Ferguson di Manchester United itu.

“Kami telah mengevaluasi langkah sebelum memanggil Ronaldo," kata Queiroz lagi.

Ronaldo memang masih mengalami cedera engkel sejak akhir September lalu. Cedera itu semakin parah ketika CR9 memperkuat Portugal kala menaklukkan Hungaria 3-0 di kualifikasi PD 2010. Sejak saat itu, Ronaldo absen dari lapangan hijau.

Real menyebut bahwa pemain termahal dunia itu masih butuh perawatan dua pekan lagi. Direktur Umum Madrid, Jorge Valdano menyebut bahwa memainkan Ronaldo akan menjadi kesalahan terbesar Portugal.

• VIVAnews

Belum ada komentar untuk artikel ini, silakan isi pada form di samping.

Login terlebih dulu untuk isi komentar atau Daftar ID anda.