Jum'at, 13 November 2009, 07:22 WIB
PSM Makassar Minta Penundaan Hukuman
Edwan Ruriansyah
PSM - PSPS : Bentrok Penonton (ANTARA/Yusran Uccang)

VIVAnews - Akibat terjadinya tindak kerusuhan saat menjamu PSPS Pekanbaru, Selasa 3 November 2009 lalu, PSM Makassar mendapatkan hukuman menggelar laga kandang tanpa penonton saat melawan Persija Jakarta pada Rabu 25 November 2009 mendatang.

PSM akan menerima hukuman itu. Tapi, Juku Eje meminta hukuman itu tidak dilaksanakan saat menghadapi Persija Jakarta.

“Kami menerima hukuman dari Komisi Disiplin (komdis) PSSI, mau gimana lagi karena kami memang salah. Tapi kami ingin penundaan hukuman, jangan dilaksanakan pada 25 November,” kata Manajer PSM, Kadir Halid.

Kadir menambahkan, pihaknya memang tidak mungkin melakukan banding karena keputusan Komisi Disiplin PSSI tidak mengakomodasi adanya banding lewat jalur Komisi Banding (Komding). Namun, untuk pengajuan penundaan hukuman masih dimungkinkan.

Oleh karena itu, pihaknya sebisa mungkin akan mengajukan penundaan hukuman. Karena saat itu, PSM akan bersua lawan berat. Untuk itu, ia berharap pendukung PSM tetap bisa hadir di stadion saat menjamu Persija.

“Melawan tim sekelas Persija, kami membutuhkan dukungan penuh dari suporter. Jadi kami berharap Komisi Disiplin menerima penundaan hukuman yang kami ajukan,” lanjut Kadir.

Selain mendapat hukuman larangan bermain, panitia pelaksana pertandingan PSM juga dikenai denda sebesar Rp 20 juta. Hukuman larangan menggelar laga kandang tanpa penonton dan denda Rp 20 juta ini dijatuhkan karena panitia pelaksana pertandingan PSM dinilai tidak melaksanakan tugasnya dengan baik. Akibatnya, dalam pertandingan yang dimenangkan PSPS 2-1 itu, terjadi aksi pelemparan yang dilakukan para penonton ke dalam stadion.

PSM baru berhasil memetik satu kali kemenangan dalam Liga Super Indonesia (ISL) musim ini. Hasil itu menempatkan PSM di urutan 10 klasemen sementara. Untuk mendongkrak peringkat, Juku Eja menargetkan kemenangan saat melawan Persija.

“Kami membutuhkan kemenangan saat melawan Persija. Ini penting untuk menjaga moral pemain sekaligus menaikkan peringkat di klasemen,” tutup Kadir.

Laporan: Artha Tidar/GOSport

• VIVAnews

KOMENTAR
http://hasrinaldi.com/ - hasrinaldi [at] yahoo [dot] com
kalau hukuman ini ditunda PSSI pilih kasih,karena Ketum PSSI dan Andi Darussalam berasal dari MAKASSAR.

  Selengkapnya


Login terlebih dulu untuk isi komentar atau Daftar ID anda.