Rabu, 10 Februari 2010, 11:58 WIB
Keputusan Komdis PSSI Mulai Usik Sponsor ISL
Marco Tampubolon
  (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Pertandingan tanpa penonton kembali marak di Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010. Kondisi ini mulai mengusik ketenangan pihak sponsor yang masih dipegang oleh PT Djarum.

Pada putaran pertama, setidaknya ada enam laga yang tak boleh disaksikan oleh penonton. Duel seperti ini terpaksa digelar  karena tuan rumah sedang mendapat sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Sanksi diberikan karena Panpel dianggap lalai dalam menjaga kenyamanan dan keamanan dalam duel sebelumnya. Kebanyakan disebabkan oleh melubernya suporter hingga ke pinggir lapangan hingga pelemparan ke dalam lapangan.

Hukuman ini sebenarnya bertujuan untuk memberi efek jera bagi Panpel yang lalai menjalankan tugasnya. Namun bagi sponsor ISL dalam hal ini PT Djarum, hukuman ini ternyata sudah mulai mengganggu.

"Kami tidak bisa mencampuri keputusan Komdis PSSI, karena itu masuk dalam ranah sepakbola. Namun kami berharap agar keputusan komdis tidak menyinggung masalah komersial." kata Fatih Cabanto, perwakilan PT Djarum baru-baru ini.   

Selain duel tanpa penonton, pihak sponsor juga mulai terganggu dengan beberapa pertandingan yang tidak mendapat izin dari pihak kepolisian. Belum lagi mulai maraknya keributan yang melibatkan suporter.

"Selama ini keributan hanya mempengaruhi image sponsor tapi tidak dari segi komersil. Namun kedepan, faktor image juga akan menjadi pertimbangan kami," lanjut Fatih.

Djarum telah menjadi mitra PSSI dalam menggelar kompetisi nasional sejak 2005 lalu. Tahun ini, Djarum kembali mengikat kontrak dengan PT Liga Indonesia dengan nilai kontrak sebesar Rp37,5 Miliar.

• VIVAnews

Belum ada komentar untuk artikel ini, silakan isi pada form di samping.

Login terlebih dulu untuk isi komentar atau Daftar ID anda.