
|
VIVAnews - Ribuan pendukung Barcelona, memenuhi jalanan di kota yang sama untuk mengarak pahlawan mereka membawa trophy Liga Champions, Kamis 28 Mei 2009 (Jumat dinihari WIB).
Ratusan ribu pendukung mengelilingi pasukan Pep Guardiola yang menggunakan bus atap terbuka. Seperti dilansir The Globe and Mail, trayek bus itu dimulai dari Patung Columbus, dilanjutkan ke Las Ramblas boulevard, dan berakhir di markas El Barca, Nou Camp.
Di lokasi terakhir, kembali sudah menunggu 10 ribu fans yang sudah siap dengan pesta kembang api.
Kejadian ini sangat berbeda dengan apa yang terjadi selepas pertandingan final Liga Champions 27 Mei 2009 lalu. Saat itu, kegembiraan Barca jadi juara malah menyulut kerusuhan di kota Catalan itu.
Lebih dari 153 orang terluka dan lebih dari 100 orang ditahan pihak kepolisian.
Dalam kerusuhan itu, para pendukung yang berubah beringas sempat melempari polisi dengan batu dan botol. Polisi pun membalas dengan menembakkan peluru karet ke arah massa penyerang.
Sayangnya hal itu tak mengurangi kerusakan yang diterima oleh kota Barcelona. Selepas kerusuhan, masih terlihat beberapa toko yang kacanya dipecahkan massa. Termasuk lampu lalu lintas di tengah perkotaan.
Kegembiraan yang berujung pada fandalisme ini dipicu oleh kemenangan 2-0 El Barca atas Manchester United di Stadion Olimpico, Roma, Italia.
Gol pertama Barca diciptakan Samuel Eto'o di menit 10. Dan keunggulan digandakan kemudian oleh Lionel Messi pada menit 70. Keberhasilan Barca mengjuarai Liga Champions, menggenapkan treble titel mereka musim ini.
Sebelumnya, Messi cs sudah lebih dulu menggondol gelar La Liga dan Copa del Rey