Sabtu, 4 Juli 2009, 18:16 WIB
Harmen J Mario
MU Banyak Uang, Tapi Kebingungan
Harmen J. Mario (Vivanews)

Tanpa menjual Cristiano Ronaldo ke Real Madrid sebesar 80 juta poundsterling, sebenarnya Manchester United sudah mempunyai dana transfer cukup besar untuk membeli pemain-pemain kelas satu di dunia. Pada kenyataannya apa yang terjadi saat ini justru bertolak belakang.

Kegagalan demi kegagalan dalam proses rekrutmen pemain yang menjadi target utama masih terus berlanjut. Transfer Luis Antonio Valencia dari Wigan Athletic dengan nilai 16 juta pounds hanya menjadi solusi sementara bagi sebuah lubang besar yang disebabkan oleh kepergian Ronaldo.

Valencia sama-sama bisa bermain di sayap, terutama di sayap kanan. Tapi, dari segi kemampuan mencetak gol, memberikan umpan, mengeksekusi bola mati dan nilai tambah pada sisi komersial tetap saja kapasitas dan kapabilitas Valencia masih jauh tertinggal.

Manchester United yang dikenal akan dominasi permainan lewat kombinasi umpan-umpan yang variatif, seiring dengan berjalannya waktu makin melemah. Itu dikarenakan faktor usia yang terus menggerogoti Paul Scholes, Ryan Giggs, Gary Neville, Edwin Van der Sar dan Rio Ferdinand.

Park Ji-Sung, Darren Fletcher, Nani dan Zoran Tosic bukanlah gelandang serang yang bisa menebar teror bagi para pemain bertahan lawan. Dimitar Berbatov masih belum bisa menyesuaikan diri di musim pertamanya. Ia seringkali hanya menjadi figur sekunder dan jarang menempatkan dirinya pada posisi kunci dalam permainan.

Carlos Tevez mungkin adalah idola bagi para penggemar, tapi bagi Ferguson sangatlah jelas bahwa dia belum bisa menjadi pemain reguler yang selalu menampilkan kualitas paling optimal. Yang hadir secara efektif pada setiap level pertandingan.

Rencana untuk membawa Karim Benzema tampaknya sudah tinggal menjadi mimpi saja mengingat Real Madrid diberitakan telah membuat kesepakatan dengan Lyon seharga 30 juta euro. Seandainya, Franck Ribery mau meninggalkan Bayern Munich, tempat yang paling memungkinkan untuk menjadi tujuan berikutnya adalah Santiago Bernabeu, kandang Madrid.

Harga Samuel Eto'o, David Villa dan Zlatan Ibrahimovic masih berada di luar skema penawaran dari Manchester United. Ingat Manchester United sepanjang kepemimpinan Ferguson tidak pernah mau membeli pemain jauh di atas harga riila.

Dengan masih masuknya Robin van Persie dalam rencana utama Arsene Wenger bagi Arsenal di musim 2009-2010, maka rencana untuk mendatangkan penyerang lubang tersebut masih berada dalam tataran wacana saja. Apalagi, pemain yang bersangkutan menyatakan lebih menginginkan untuk bermain bagi Barcelona.

Hal yang sama juga terjadi pada keinginan untuk mendatangkan Fernando Torres dari Liverpool. Selain klub dan pelatih masih bersikukuh untuk mempertahankan pemain tersebut, keinginan dari pemain yang bersangkutan untuk tetap bertahan di Liverpool juga masih kuat.

Pada sektor gelandang menyerang, ada keputusan sulit yang harus dibuat. David Silva dari Valencia dapat memberikan keseimbangan dan kualitas pada harga yang wajar.

Tapi di satu sisi, kemampuan adapatasinya masih perlu dipertanyakan mengingat peran Silva hanya dominan pada zona klub saja. Penampilannya di Timnas Spanyol masih labil.

Masih ada lubang di posisi gelandang bertahan kecuali Owen Hargreaves dapat lepas dari masalah lutut kronisnya. Banyaknya penolakan yang mengakibatkan kegagalan dalam proses negosiasi merupakan salah satu faktor yang harus segera dipecahkan MU.

Tentunya tanpa keraguan, walaupun Manchester United tidak menambah amunisi untuk menghadapi musim kompetisi mendatang, mereka masih berpeluang besar untuk tetap berada pada puncak. Pertahanan mereka masih tetap solid dan para pemain yang ada sangat paham akan gaya permainan yang harus mereka implementasikan dari Ferguson.

• VIVAnews

Belum ada komentar untuk artikel ini, silakan isi pada form di samping.

Login terlebih dulu untuk isi komentar atau Daftar ID anda.