Selasa, 1 September 2009, 15:42 WIB
Amerika Dijangkiti Efek Beckham
Edwan Ruriansyah
David Beckham (AP Photo/Matt Dunham)
Beckham Tanggapi Kritikan Donovan
 

VIVAnews - Kedatangan David Beckham memberikan pengaruh hebat kepada sepakbola Amerika Serikat (AS). Revolusi kini menjalari pentas sepakbola Negeri Paman Sam.

Ini diwujudkan ketika timnas AS mampu melaju ke final Piala Konfederasi 2009. Pemain muda seperti Jozy Altidore mulai ditaksir klub-klub Eropa. Altidore kini memperkuat Hull City di Premier League.
 
Ya, anak-anak di Negeri Paman Sam kini mulai mendatangi sekolah-sekolah sepakbola. Mereka terinspirasi oleh kedatangan David Beckham, juga Freddie Ljungberg. Beckham Effect atau efek Beckham kini menjalari AS.

Tim Houston Dynamo Academy U-18 melakoni tur sukses di Eropa. Mereka mampu menaklukkan tim junior Glasgow Rangers 4-0 dan hanya kalah dari Barcelona 1-0.

"Kami jadi tim pertama yang tak kemasukan lebih dari satu gol dari Barcelona," kata pelatih Houston, Scot Fraser seperti dilansir AP. "Meski para pemain kecewa, mereka telah menunjukkan permainan memikat."
 
Kini, semakin banyak orangtua yang menyuruh anaknya untuk masuk akademi sepakbola. Federasi Sepakbola AS (USSF) telah mengembangkan akademi liga. Alhasil, semua akademi tim MLS bisa berhadapan di sini dengan format mirip MLS.

"Para pemain muda berkembang pesat. Standar di MLS pun langsung naik. Perubahan besar terjadi di stadion dan para pemain Eropa semakin banyak datang menyusul Ljungberg dan Becks," lanjut Fraser.

Efek Beckham kini memicu debat di AS. Di satu sisi, Beckham pemain yang sangat profesional. Tapi, Becks dibenci fans MLS karena ingin kembali ke Eropa setelah dipinjamkan ke AC Milan.

"Memang banyak orang yang mulai berpikiran negatif kepada Beckham," kata Anthony Hudson, Pelatih Kepala Real Maryland Monarchs. "Tapi, anak-anak banyak mengidolakan dan belajar dari Beckham. Karena ia sangat profesional."

"Klub-klub Premier League dan Spanyol menggelar tur ke sini. Saya menonton Real Madrid vs DC United, dua pekan lalu. Laga itu menjadi buah bibir. Dan orang-orang mulai bicara Amerika," tutup Hudson.

Bukan mustahil sepakbola atau yang lebih dikenal "soccer" di AS kelak akan menjadi olahraga populer. Menyaingi bola basket (NBA), tinju dan American Football.

• VIVAnews

Belum ada komentar untuk artikel ini, silakan isi pada form di samping.

Login terlebih dulu untuk isi komentar atau Daftar ID anda.