|
|
Arsene Wenger (AP Photo/Daniel Ochoa de Olza) |
|
|
|
VIVAnews - Manajer Arsenal, Arsene Wenger masih betah melatih The Gunners. Wenger baru bosan melatih asalkan pasukan Emirates Stadium sudah mampu tampil hebat.
Pria 59 tahun itu menukangi Arsenal sejak 1996. Dalam rentang waktu itu pula berbagai gelar telah ia rengkuh dari berbagai ajang. Meski demikian, Wenger masih menganggap Arsenal belum hebat.
"Saya punya hubungan yang sangat kuat dengan klub ini," tutur Wenger kepada situs resmi Arsenal, Selasa 13 Oktober 2009.
Selain itu, pria Prancis ini menganggap dirinya bukan seperti pelatih pada umumnya. Layaknya seorang pelatih hanya dibayar untuk melatih, tapi tidak dengan hal-hal lain.
"Aku selalu percaya hal terpenting dalam klub adalah setiap orang melakukan apa yang dibayar dan bukan untuk yang lain," tambahnya.
Banyak kalangan menilai sistem kepelatihan yang diterapkan Wenger berbeda dengan manajer atau pelatih mana pun. Pasalnya, ia lebih suka mengembangkan pemain muda berbakat ketimbang membeli pemain mahal.
Hal itu terbukti ketika klubnya dijuluki 'The Young Guns', atau sebutan untuk The Gunners Muda. Maka tak heran kalau banyak pemain di bawah 25 tahun diajaknya untuk membela Arsenal.
Sebagai pelatih berjuluk pencetak pemain, Wenger tidak akan pergi begitu saja. Ia lebih memilih pergi kalau Si Gudang Peluru sudah menjadi tim hebat, lalu tinggal suksesornya yang akan mempertahankannya.
"Di mana saat saya pergi meninggalkan klub ini, satu hari saya akan meninggalkannya dalam bentuk hebat. Beri kesempatan manajer baru untuk melakukan hal lebih baik," tambahnya.
"Pergi meninggalkan klub penuh potensi, bukan pilihan semua orang," tukas Wenger.
• VIVAnews